Terjawab, Identitas Dua Penyintas Covid-19 Lokal yang Mendonorkan Darah untuk Terapi Plasma

- 18 Oktober 2020, 12:59 WIB
Pasien Covid-19 bergejala berat tengah menjalani transfusi darah lewat terapi plasma darah di RS Waled Cirebon.* /Agung Nugroho/

 

CIREBON RAYA -Terapi plasma darah konvalesen yang dipraktikkan oleh tim medis di Kabupaten Cirebon menimbulkan harapan baru terhadap nasib pasien positif Covid-19 yang bergejala klinis berat atau bahkan kritis. Ini setelah empat pasien positif Corona dengan kategori berat menjalani terapi tersebut dan hasilnya sangat memuaskan.

Dua dinyatakan sembuh, baik dari penyakit penyerta (komorbid) maupun dari infeksi virus Corona nya. Dua lainnya, kesehatannya meningkatkan signifikan dan mendekati kesembuhan.

Atas keberhasilan tersebut, kini sangat dibutuhkan deposit plasma darah dari penyintas Covid-19. Untuk pasien terapi plasma ketiga dan keempat, plasma darah berasal dari penyintas lokal atau warga Cirebon sendiri.

Baca Juga: Cirebon Memanggil, Butuh Donor Darah Penyintas Covid-19 Untuk Terapi Plasma Darah Pasien Bergejala

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat, sampai Minggu (18/10/2020), masih merahasiakan identitas dua penyintas lokal yang rela mendonorkan darahnya. Namun diperoleh informasi, kedua penyintas yang menjadi pahlawan itu tidak lain seorang pejabat setingkat eselon dua di tubuh pemerintahan di Cirebon, satunya lagi ialah seorang dengan profesi sebagai dokter.

"Ada etika untuk tidak menyebut identitas jelas siapa kedua penyintas lokal tadi," tutur Nanan Abdul Manan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Cirebon.

Pemkab Cirebon sangat berterima kasih dengan kerelaan kedua penyintas tadi. Berdasar catatan medis, keduanya pernah dinyatakan positif mengidap virus Corona.

Baca Juga: Dua Pasien Covid-19 Bergejala Berat dan Kritis Kembali Sembuh, Berkat Praktik Terapi Plasma Darah

Halaman:

Editor: Agung Nugroho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X