Dispenser SPBU Cikarang Terbakar, Petugas Sigap Padamkan Api

- 18 Oktober 2020, 07:54 WIB
Petugas memadamkan api yang membakar dispenser SPBU Pertamina di Cikarang, Bekasi.* /Dok. Pertamina

 

CIREBON RAYA – Dispenser bahan bakar minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 34.17501 di Jalan Azalea Raya, Cikarang Selatan, Bekasi terbakar. Api sempat membesar dan mengepulkan asap api membumbung tinggi ke langit, namun dengan sigap keburu bisa dipadamkan oleh petugas.

Petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) berhhasil menjinakan api dengan cepat dan kebakaran lebih besar lagi akhirnya bisa dicegah. Petugas Damkar juga menyelamatkan salah seorang operator SPBU ang tubuhnya sempat terbakar dan melarikannya ke rumah sakit terdekat.

 Insiden kebakaran tadi merupakan simulasi pemadaman kebakaran yang dilakukan Tim Damkar Cikarang pada Jumat kemarin. Eko Kristiawan, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Minggu (18/10/2020), menjelaskan, simulasi itu kerjasama antara Pertamina dengan tim Damkar Cikarang untuk menguji kesigapan petugas dalam penanganan bencana kebakaran di SPBU.  

“Kesigapan tim damkar itu sangat diperlukan. Posisi mereka sangat strategis terutama saat menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran di SPBU. Kebakaran merupakan insiden yang sangat tidak diharapkan di unit-unit Pertamina yang mengelola komoditi mudah terbakar,” tutur dia.

Melalui simulasi, para petugas Damkar selalu bisa teruji keprofesionalannya dalam menghadapi insiden kebakaran. Latihan ini sangat penting untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbang para petugas dalam penanganan kondisi darurat.

Eko menjelaskan,  simulasi keadaan darurat kebakaran kali ini masuk dalam kategori level 1. Latihan ini tidak hanya menguji tim Damkar, tetapi juga kesigapan operator dan seluruh pekerja di SPBU dalam penanganan pertama jika terjadi insiden kebakaran.

“Bagaimanapun insiden kebakaran tidak ada yang tahu kapan terjadinya. Saat itu terjadi, maka menit-menit pertama penanganan akan sangat menentukan. Karena itu, sebelum petugas Damkar tiba, peranan operator dan seluruhh pekerja di SPBU sangat penting untuk mengamankan agar insiden tidak membesar dan menghindari adanya korban,” tutur Eko.

Karena di tengah pandemic Covid-19, simulasi ang dilakukan Pertamina di SPBU Cikarang itu tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan wabah. Untuk kepastian penerapan protokol kesehatan, tidak hanya Health, Safety, Security and Environment (HSSE), simulasi juga melibatkan Diisi Sumber Daya Manusia dan Kehumasan.*

Halaman:

Editor: Agung Nugroho


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X