Sebulan Kabur dari Lapas, Napi Cai Changpan Ditemukan Tewas Gantung Diri

- 18 Oktober 2020, 01:06 WIB
Napi Cai Chang Pan, terpidana mati terkait kasus nakoba. /PMJ News

TANGERANG -- Sebulan pascakaburnya terpidana mati Cai Changpan (53 tahun), berakhir di tiang gantung. Napi kejahatan narkoba yang kabur dari Lapas Tangerang itu, ditemukan tewas gantung diri di sebuah pabrik pembakaran ban dalam Hutan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Sabtu (17/10).

Lokasi persis Chanpan gantung diri ada di dekat tungku pembakaran ban bekas. Pada jasadnya, polisi menemukan sebuah dompet beserta sejumlah uang. Saat ini, jenazah Changpan sedang diautopsi di RS Polri.

Seperti diketahui, Cai Changpan melarikan diri dari Lapas Tangerang pada 14 September 2020. Terpidana mati kasus narkoba itu kabur dengan menggali lubang sepanjang 30 meter. Aksi kabur Warga Negara China itu juga dibantu dua petugas Lapas.

Cai Changpan divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada 19 Juli 2017. Dia divonis bersalah atas kasus narkoba jenis sabu dengan barang bukti 1.135 bungkus plastik dengan berat total 135 kilogram.

Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar Pratomo Widodo mengatakan, dalam pelariannya Changpan tak selalu berada di dalam hutan di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Dia berada di dalam hutan hanya saat siang hari guna menghindari pelacakan aparat.

"Sedangkan pada malam hari, Changpan menginap di sejumlah tempat. Salah satunya di pabrik pengolahan ban bekas di Desa Koleang, Jasinga, Kabupaten Bogor," ujarnya, Sabtu (17/10).

Sebelum hari nahasnya, Changpan dalam beberapa malam terakhir menginap di area belakang pabrik. Keberadaanya diketahui tiga orang satpam pabrik. Bahka, kata Pratomo, Changpan sempat mengancam membunuh tiga satpam penjaga pabrik itu jika melaporkan keberadaannya kepada siapa pun.

Meski demikian, aparat lalu menggerebek pabrik itu tadi pagi. "Saat kita grebek, dia sudah mati duluan," kata Pratomo.

Editor: Ayas Gifari


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X